Lagu GNR yang akan saya ulas kali ini berjudul 'Don't Cry' dan seperti biasa saya punya kenangan manis tentang lagu ini, meski pada akhirnya yaa menjadi pahit dan penuh kebencian Ciieeiillee!.🤣 🤣 Yaa begitulah kisah asmara sewaktu masih sekolah, cinta monyet saja sudah bikin seneng, meski akhirnya terkadang tak mau menerima fakta dan kenyataan sesungguhnya.
Ok sudah kita langsung saja kejudul lagu Don't Cry' yang akan saya ulas, soalnya kalau dengerin kisah gue bisa 7 hari 7 malam nggak kelar-kelar.🤣 🤣
'Don't Cry' bukan sekadar lagu power ballad biasa; ini adalah salah satu mahakarya paling emosional dari 'Guns N' Roses' (GNR) yang mendefinisikan era rock awal 90-an.
Lagu ini memiliki sejarah yang unik karena dirilis dalam dua versi berbeda di album kembar mereka, Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II (1991).
Makna dan Latar Belakang ~ Lagu ini ditulis oleh Axl Rose dan Izzy Stradlin hanya dalam waktu sekitar lima menit. Inspirasinya datang dari kisah nyata: Izzy pernah mengencani seorang wanita bernama Monique Lewis, yang kemudian juga disukai oleh Axl.
Ketika Monique memutuskan hubungan dengan Axl di luar sebuah klub malam, Axl menangis, dan Monique menghiburnya dengan berkata, "Don't cry". Kalimat sederhana inilah yang menjadi inti dari lirik lagu tersebut.
Komposisi Musik ~ Melodi Gitar, Slash memberikan salah satu solo gitar paling ikonik dan emosional dalam kariernya. Nada-nadanya tidak teknis secara agresif, melainkan lebih 'bernyanyi' dan penuh perasaan.
Vokal Axl. Axl menunjukkan sisi kerentanannya di sini. Dari gumaman rendah yang lembut hingga lengkingan tinggi di bagian akhir, ia berhasil menyampaikan rasa sakit sekaligus penerimaan.
Harmoni Kehadiran mendiang Shannon Hoon (vokalis Blind Melon) sebagai pengisi vokal latar memberikan tekstur harmoni yang sangat khas dan memperkuat nuansa melankolis lagu ini.
Perbedaan Dua Versi, kalau menurut saya pribadi sama saja sih, meski ada yang bilang versi yang pertama lebih lebih bernuansa romantis dan sentimental.
Sedangkan versi kedua serasa lebih berat secara emosional katanya. Popularitas Menjadi hits radio dan MTV secara global. Sering dianggap sebagai 'bonus' bagi penggemar berat.
'Don't Cry' adalah lagu tentang melepaskan seseorang dengan martabat. Meski GNR dikenal dengan citra 'anak nakal' yang liar, lagu ini membuktikan bahwa mereka memiliki kedalaman emosional dan musikalitas yang luar biasa untuk menciptakan balada yang abadi.
Lagu ini tetap relevan hingga sekarang karena setiap orang pasti pernah merasakan pahitnya perpisahan namun harus tetap kuat untuk tidak menangis.
Demikian sedikit ulasan tentang lagu 'Don't Cry' dari 'Guns N' Roses' Nah anda punya kenangan apa tentang lagu ini? Jika mau boleh dong berbagi komentar dengan saya dibawah ini.👇
Ok sudah kita langsung saja kejudul lagu Don't Cry' yang akan saya ulas, soalnya kalau dengerin kisah gue bisa 7 hari 7 malam nggak kelar-kelar.🤣 🤣
'Don't Cry' bukan sekadar lagu power ballad biasa; ini adalah salah satu mahakarya paling emosional dari 'Guns N' Roses' (GNR) yang mendefinisikan era rock awal 90-an.
Lagu ini memiliki sejarah yang unik karena dirilis dalam dua versi berbeda di album kembar mereka, Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II (1991).
Makna dan Latar Belakang ~ Lagu ini ditulis oleh Axl Rose dan Izzy Stradlin hanya dalam waktu sekitar lima menit. Inspirasinya datang dari kisah nyata: Izzy pernah mengencani seorang wanita bernama Monique Lewis, yang kemudian juga disukai oleh Axl.
Ketika Monique memutuskan hubungan dengan Axl di luar sebuah klub malam, Axl menangis, dan Monique menghiburnya dengan berkata, "Don't cry". Kalimat sederhana inilah yang menjadi inti dari lirik lagu tersebut.
Komposisi Musik ~ Melodi Gitar, Slash memberikan salah satu solo gitar paling ikonik dan emosional dalam kariernya. Nada-nadanya tidak teknis secara agresif, melainkan lebih 'bernyanyi' dan penuh perasaan.
Vokal Axl. Axl menunjukkan sisi kerentanannya di sini. Dari gumaman rendah yang lembut hingga lengkingan tinggi di bagian akhir, ia berhasil menyampaikan rasa sakit sekaligus penerimaan.
Harmoni Kehadiran mendiang Shannon Hoon (vokalis Blind Melon) sebagai pengisi vokal latar memberikan tekstur harmoni yang sangat khas dan memperkuat nuansa melankolis lagu ini.
Perbedaan Dua Versi, kalau menurut saya pribadi sama saja sih, meski ada yang bilang versi yang pertama lebih lebih bernuansa romantis dan sentimental.
Sedangkan versi kedua serasa lebih berat secara emosional katanya. Popularitas Menjadi hits radio dan MTV secara global. Sering dianggap sebagai 'bonus' bagi penggemar berat.
'Don't Cry' adalah lagu tentang melepaskan seseorang dengan martabat. Meski GNR dikenal dengan citra 'anak nakal' yang liar, lagu ini membuktikan bahwa mereka memiliki kedalaman emosional dan musikalitas yang luar biasa untuk menciptakan balada yang abadi.
Lagu ini tetap relevan hingga sekarang karena setiap orang pasti pernah merasakan pahitnya perpisahan namun harus tetap kuat untuk tidak menangis.
Demikian sedikit ulasan tentang lagu 'Don't Cry' dari 'Guns N' Roses' Nah anda punya kenangan apa tentang lagu ini? Jika mau boleh dong berbagi komentar dengan saya dibawah ini.👇



0 Komentar